Kamis, 19 Maret 2015
Senin, 16 Maret 2015
PLIK /MPLIK
PLIK/MPLIK:
IMPLEMENTASI,
TUJUAN DAN PERMASALAHAN YANG TIMBUL
Paper yang
Disusun guna Memberi Wawasan
kepada Para
Pembacanya
Oleh :
Aditiya
Pakpahan
(NIM : 140121019)
Jenisman
Dachi
(NIM : 140121032)
Jountry Andika Sipayung
(NIM : 140121076)
Lolita Lumban
Gaol (NIM :
140121120)
Petrus
Sibuea
(NIM : 140121102)
Jurusan Teknik
Informatika
STMIK Pelita
Nusantara
Medan 2014
Prakata Penulis
Puji Syukur kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, oleh karena rahmat dan
perkenannya, kami bisa menyelesaikan paper ini dalam waktu kurang lebih dua
minggu, walau dalam prosesnya mengalami banyak tantangan dari berbagai hal,
baik itu hal eksternal maupun hal internal yang telah banyak menguras tenaga,
pikiran, dan waktu.
Pada prosesnya banyak pihak yang terlibat dalam pembuatan paper ini, baik itu
semua anggota team yang memang terlibat di dalamnya maupun itu dari para
narasumber yang kami dapatkan dari artikel-artikel seperti www.detik.com dsb. Untuk itu semua kami
mengucapkan terimakasih kepada setiap yang terlibat.
Harapan kami dari penulis paper dan mereka para narasumber yang telah
mencurahkan seluruh tenaga dan waktu untuk menyelesaikan paper ini, tidak lain
agar paper ini dapat memberi manfaat dan informasi yang berguna bagi para
pembaca.
Medan 2014
Penulis
Aditiya Pakpahan
Jenisman Dachi
Jountry Andika Sipayung
Lolita Lumban Gaol
Petrus Sibuea Daftar Isi
Prakata Penulis……………………………………………………………………………. 2
Daftar Isi…………………………………………………………………………………. 3
Abstrak…………………………………………………………………………………… 4
Pendahuluan ………………………………………………………….......................... 6
· Pengertian PLIK / MPLIK……………………………………………………….. 6
· Jenis PLIK……………………………………………………………………….. 6
Pembahasan…………………………………………………………………………..... 7
1.Organisasi Pelaksanaan Program PLIK /MPLIK…………………....................... 7
1.1 Organisasi Pelaksana…………………………………………………………… 7
1.2 Pelaksanaan Program PLIK / MPLIK…………………………………………… 7
2.Tujuan Program PLIK / MPLIK………………………………………………………. 9
3. Permasalahan Dalam Program PLIK / MPLIK…………………………………… 10
Penutup………………………………………………………………………………… 14
Materi Pendukung Paper………………………………………………....................... 15
Abstrak
Sejalan dengan perkembangan zaman yang semakin canggih, maka kebutuhan akan
internet juga semakin tidak bisa terlepas dari kehidupan sehari-hari. Itu bisa
terlihat dari setiap kegiatan yang kita lakukan, di mulai dari memperoleh
informasi-informasi, entertainment, kontak jarak jauh dengan layanan yang
dikenal chat dan bahkan untuk belanja keperluan hidup zaman sekarangpun sudah
bisa di lakukan dengan online.
Namun seiring dengan perkembangan teknologi itu dan semakin banyak
perusahaan-perusahaan yang menyediakan layanan internet, ternyata itu tidak
serta merta memberi dampak yang baik untuk masyarakat kita. Itu bisa terlihat
dengan masih banyaknya masyarakat yang belum bisa mendapatkan layanan internet
yang baik hingga menarik perhatian pemerintah untuk membangun sebuah layanan internet
untuk setiap daerah.
Adapun tujuan daripada pemerintah akan program layanan internet ini, di
harapkan bisa membantu dan member dampak nyata kepada seluruh masyarakat
khususnya untuk mereka yang sangat sulit mengakses internet.
Tujuan pembuatan makalah ini adalah di dasari oleh dikarenakan banyaknya
masyarakat yang belum tahu tentang program pemerintah ini atau yang disebut
dengan Pusat Layanan Internet Kecamatan(PLIK). Jadi dengan pembuatan makalah
ini diharapkan bisa memberi wawasan dan gambaran yang jelas tentang program
pemerintah ini, sehingga pengimplementasian daripada program ini bisa efektif
dan membawa dampak yang baik kepada masyarakat sehingga tidak menjadi sia-sia.
Besar harapan kami akan makalah ini bisa membantu para pembaca, sehingga tidak
menjadi sesuatu yang sia-sia sehingga kita boleh memperoleh dampak yang sama
akan layanan ini.
Akhir kata dan permulaan dari makalah ini, kami ucapkan terimakasih dan mohon
maaf akan setiap kekurangan yang ada didalamnya. Demikianlah abstrak yang
dapat kami tulis, kami ucapkan terima kasih dan salam super.
Bab
I
Pendahuluan
1.Pengertian PLIK/MPLIK
PLIK(pusat layanan internet
kecamatan)/MPLIK(mobile pusat layanan internet kecamatan) adalah sebuah program
pemasyarakatan internet yang dilaksanakan oleh Menkoinfo Indonesia dengan
tujuan mengenalkan internet ke daerah-daerah terpencil atau masih tertinggal
akan perkembangan teknologi sehingga pengetahuan masyarakat tentang internet
merata hingga ke daerah –daerah terpencil.
Tujuan tersebut sangatlah penting
mengingat perkembangan teknologi yang semakin canggih dan selalu berkaitan
dengan internet.Maksudnya,sumber-sumber informasi yang berkaitan dengan segala
perkembangan zaman dapat kita lihat di internet.Kebutuhan akan informasi yang
up to date adalah sebuah kebutuhan yang sangat penting bagi kita semua agar
tidak tertinggal akan informasi.Ruang lingkup komunikasi yang tidak
terbatas mengharuskan kita harus belajar banyak tentang internet.Itulah salah satu
tujuan Menkoinfo Indonesia agar masyarakat indonesia secara keseluruhan
mengetahui internet serta mamfaatnya.
2. Jenis PLIK
Menurut jenisnya, PLIK itu sendiri di bagi menjadi 2 (dua) jenis, yaitu :
·
PLIK yang bersifat
tetap adalah Pusat Layanan Internet Kecamatan yang ditempatkan secara tetap di
WPUT (Wilayah Pelayanan Universal Telekomunikasi) Internet Kecamatan.· PLIK yang bersifat bergerak adalah Pusat Layanan Internet Kecamatan yang memiliki kemampuan berpindah tempat (mobile) untuk menjangkau masyarakat yang belum terjangkau oleh Layanan PLIK yang bersifat tetap di WPUT Internet Kecamatan, disebut Mobile-PLIK (MPLIK).
Bab
II
Pembahasan
1. Organisasi Pelaksana dan Pelaksanaan
Program PLIK/MPLIK1.1. Organisasi pelaksana
BPPPTI (Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika)
adalah Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan
Pos dan Informatika yang menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan
Umum (PPK-BLU) berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur
Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika(sumber: news yahoo)
Program PLIK/MPLIK yang dicanangkan
oleh Menkoinfo diawali sekitar tahun .Hingga saat ini sudah terdapat PLIK sebanyak
4.218,sedangkan MPLIK ada sekitar 1.907.Pelaksanaan program tersebut didasarkan
atas amanat dari pasal 5 peraturan Menkoinfo tentang penyediaan jasa akses
internet.Setiap PLIK/MPLIK ditugaskan mengunjungi daerah-daerah yang masih
kurang paham akan internet.Yang dimaksud dalam pembahasan ini adalah masyarakat
yang masih jarang mengakses informasi dari internet.Dengan adanya program
PLIK/MPLIK ini,masyarakat dapat melihat ataupun mengakses internet untuk
melihat informasi ataupun aplikasi-aplikasi yang menunjang komunikasi seperti
facebook,twitter,we chat,ataupun jejaring sosial lain.
1.2.
Pelaksanaan
Program PLIK/MPLIK
Proyek Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK) dan Mobil Pelayanan Internet
Kecamatan (MPLIK) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), ternyata
tidak hanya melibatkan
kecamatan-kecamatan yang ada di perkotaan
provinsi, namun juga melibatkan seluruh kecamatan yang ada.
Sebagai contoh,pada saya masih duduk
di bangku SMA,MPLIK datang mengunjungi sekolah saya. Sekolah saya terletak di
sebuah desa yang akses internetnya masih jarang.Pada waktu itulah saya membuka
internet.Maklumlah pada saat itu saya belum mempunyai handphone sehingga saya
jarang membuka internet.Itu sekitar tahun 2012 .Itulah salah satu bukti nyata
pelaksanaan program PLIK/MPLIK yang sudah saya amati bahkan saya
mamfaatkan.Akan tetapi pada waktu itu ,aksesnya sangat lambat,mungkin
disebabkan oleh letak daerah kami yang agak jauh dari perkotaan,sehingga
memungkinkan jaringannya kurang mendukung.
Sejauh ini,secara keseluruhan PLIK/MPLIK sudah 70% terlaksana .Itu sangat
membantu masyarakat terpencil di berbagai daerah di Indonesia untuk
mendapatkan akses internet.Pelaksanaan program tersebut dapat menghilangkan
kesenjangan informasi dan pendidikan di tanah air.Dengan adanya program
PLIK/MPLIK ini,penyebaran informasi dapat terlaksana secara merata di
masyarakat.Sebagai contoh,seorang anak yang tinggal di daerah Sidikalang,dan
tempat tinggalnya masih tergolong terpencil.Ketika PLIK/MPLIK datang ke
sekolah/desanya,si anak tersebut dapat belajar sedikit banyak tentang
internet.Ketika si anak tersebut misalnya pergi ke kota ,dia tidak akan
canggung lagi tentang internet.Minimal ia sudah mengetahui ataupun melihat
dasar atau hal hal umum yang diperoleh di internet tersebut.Tidak seperti jika
ia belum pernah sama sekali melihat ataupun menggunakannya.
Golongan yang paling penting mendapat manfaat PLIK/MPLIK adalah golongan
pelajar dan remaja.Merekalah golongan yang memang harus dipersiapkan mentalnya
tentang teknologi dan informasi.Golongan pelajar dan remaja perlu sekali
mendapatkan pengetahuan tentang akses internet karena akan dihadapkan dengan
perkembangan yang lebih rumit lagi di masa yang akan datang.Jika tidak
dipersiapkan mulai dari sekarang ,itu akan menghasilkan generasi
tertinggal.Meskipun masih tinggal di desa,tidak selamanya mereka berdiam di
desa tersebut.Mereka (golongan pelajar/remaja) suatu saat akan berpindah ke
kota atau tempat yang lebih maju dari tempat dia semula.Oleh karena itulah
program ini dilaksanakan demi tercapainya pemerataan akses informasi bagi
seluruh masyarakat.
Yang kedua adalah golongan orang –orang dewasa.Ini dikarenakan banyaknya
hal/informasi yang diperoleh dari internet yang sangat menunjang berbagai aspek
pekerjaan maupun kebutuhan.Jika kita amati,seorang guru yang tinggal di
pedesaan akan sangat berbeda pengetahuannya tentang akses internet disbanding
dengan guru yang tinggal di kota.Ketika PLIK/MPLIK sampai di desa tempat ia mengabdi,maka
ia dapat melihat dan menelusuri berbagai bidang yang belum ia pahami guna
meningkatkan pemahamannya tentang bidang yang ia geluti,yaitu
mengajar.Dan kesimpulannya,hampir semua golongan butuh pengetahuan akan
internet,karena hampir seluruh aspek kehidupan kita didukung oleh pengetahuan
dan teknologi yang lebih dominan bersumber dari internet.Disebabkan juga oleh
karena kita hidup di zaman yang high tech dan pesat.Jika kita tidak mengikuti
perkembangan tersebut,itulah yang menyebabkan kita tertinggal dari orang
lain/bangsa lain.
2.Tujuan Program PLIK / MPLIK
Adapun
tujuan dilaksanakannya program PLIK / MPLIK ini adalah :
·
Mengurangi tingkat
ketertinggalan informasi di berbagai daerah terpencil di Indonesia.· Mensosialisasikan perkembangan informasi melalui internet ke daerah – daerah yang masih kurang up to date terhadap perkembangan zaman.
· Menyetarakan tingkat pendistribusian informasi.
· Mengenalkan berbagai manfaat penting yang kita peroleh dari internet ,terutama bagi masyarakat yang sering atau bahkan menganggap bahwa internet itu tidak penting sama sekali.PLIK / MPLIK diharapkan mampu membuka pikiran kuno warga desa tentang internet agar mereka tahu bahwa internet sangat penting menunjang berbagai aspek kehidupan.
· Membantu masyarakat terutama yang tinggal di daerah pedesaan untuk mengenal internet serta aplikasi di dalamnya serta cara menggunakannya.
· Membantu para pelajar yang tinggal di pedesaan untuk mendapatkan informasi.Mereka dapat melihat / mencari situs yang mendukung tugas – tugas mereka.Itu sangat penting agar mereka tidak merasa terkejut katika dihadapkan pada hal-hal yang berhubungan dengan internet.
· Membantu masyarakat yang butuh informasi / perlu menggunakan aplikasi internet ,ketika mereka tidak memiliki media akses internet tersebut.
Itulah berbagai tujuan
dilaksanakannya program PLIK / MPLIK tersebut. Pada kesimpulannya, PLIK / MPLIK
sangatlah membantu atau pun bermanfaat bagi masyarakat.
3.Permasalahan dalam Pelaksanaan PLIK
/ MPLIK
Berdasarkan fakta yang diperoleh
dari lapangan mengatakan bahwa pelaksanaan program PLIK / MPLIK masih 70 %
berjalan dengan baik. Mengapa hanya 70 % saja? Dan 30 % lagi dimana? Pada
pembahasan ini akan kita bahas berbagai kendala yang menghambat pelaksanaan
program PLIK / MPLIK sehingga terkadang kurang efisien atau kurang memberi
pelayanan prima kepada masyarakat.Berbagai alasan tersebut akan diuraikan satu
per satu berikut ini yaitu :
·
Perencanaan yang tidak
konsisten
Program PLIK / MPLIK tidak
sesuai dengan perencanaan yang dijalankan ,karena perencanaan tersebut tidak
didahului dengan pembangunan sistem pengawasan yang baik serta system
pembayaran terhadap program sistem informasi manajeman monitoring layanan internet
kecamatan (SIMMLIK).
·
Model Pelaksanaan
Pelaksanaan program PLIK / MPLIK
disebut dengan nett contrack yaitu pemerintah membeli layanan dengan harga
sebagian harga biaya produksi sesuai dengan estimasi besaran defisit.Namun
pelaksanaan nett contrak tersebut tidak berjalan dengan baik,itu disebabkan
karena kurangnya pengawasan terhadap awal perencanan hingga pelaksanaan di
lapangan.
·
Penempatan PLIK / MPLIK
Berdasarkan pengertian ataupun
definisinya, sudah selayaknya PLIK / MPLIK ini berada di daerah pedesaan atau
daerah yang akses internetnya masih kurang.Namun,fakta di lapangan menunjukkkan
bahwa masih ada PLIK / MPLIK yang berhenti di kota. Ini sangat menyolok karena
sudah tidak pantas PLIK / berada di kota. Di kota terdapat banyak warnet yang
memberikan jasa akses internet kepada masyarakat. Oleh karena itu,PLIK /
MPLIK yang seharusnya datang ke desa – desa akhirnya tidak sampai di
pedesaan.Oleh sebab itu,tujuan yang seharusnya diemban oleh pihak penyelenggara
tidak terlaksana.
·
Peralatan
Selain beberapa kendala diatas
,tidak terlaksananya PLIK / MPLIK dengan baik disebabkan karena sebagian
perangkat PLIK / MPLIK tidak berjalan dengan baik,sebagian dari perangkat
tersebut juga mengalami kerusakan.Proses untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan
yang terjadi pada perangkat PLIK / MPLIK sangat lambat.Penelitian di lapangan
membuktikan bahwa operator / driver tidak mendapat dana dari penyelenggara jasa
/ mitra yang ditunjuk.Hal ini menyebabkan rendahnya kemauan untuk memperbaiki/meningkatkan
kualitas PLIK / MPLIK tersebut.Kita tidak bisa memungkiri bahwa kita semua
butuh dana maupun upah dalam mengerjakan sesuatu. Itu adalah hal yang sangat
wajar dalam kehidupan kita.
Hal ini memiliki kesamaan dalam hal
perbaikan terhadap perangkat PLIK / MPLIK.Jika tidak ada dana untuk perbaikan
perangkat yang rusak,mungkinkah terjadi perbaikan oleh operator tanpa dana yang
tersalurkan? Hal ini dapat kita jawab sendiri.Oleh karena itu,pelaksanaan PLIK
/ MPLIK mengalami gangguan selama perbaikan tidak ada
·
Kerja sama dengan pemerintah daerah Kabupaten atau Kecamatan sangat
minim
Penelitian
di lapangan menunjukkan bahwa sebagian pemerintah daerah , dalam hal ini
Bupati,Camat,ataupun Kepala Desa tidak mendapat surat dari Kemenkoinfo tentang
dukungan penyelanggaraan program PLIK / MPLIK .Sudah seharusnya pihak
penyelenggara melayangkan surat kepada pemerintah daerah tentang adanya program
pelaksanaan ini.Jika surat tidak ada,maka sebagian dari pemda yang bersangkutan
kurang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan PLIK / MPLIK tersebut. Jika
terjadi kerusakan ataupun gangguan terhadap sejumlah perangkat PLIK / MPLIK
maka Pemerintah Daerah yang tidak menerima surat sebelumnya dari pihak
penyelenggara tidak akan memberi perhatian kepada program tersebut.
Selain itu,dengan tidak
adanya surat dari Kemenkoinfo,pendistribusian PLIK / MPLIK tidak merata.Ini
disebabkan karena lokasi yang paling membutuhkan layanan dalam program ini
adalah keputusan dari pemda setempat.Karena pemerintah daerah setempat lah yang
sesungguhnya mengetahui daerah –daerah mana saja yang paling membutuhkan
layanan tersebut.
·
Kurangnya keseriusan
pengelola
Pihak pengelola seperti
operator,driver ,dan mitra lainnya kurang serius dalam menjalankan program
PLIK/ MPLIK tersebut.Alasan yang paling utama dari ketidakseriusan pelaksanaan
program tersebut adalah minimnya dana dan terkadang tidak ada sama sekali yang
diberikan kepada operator maupun driver.Inilah yang menyebabkan terkadang PLIK
/ MPLI menetap atau tidak beroperasi .
·
Pendistribusian tidak
merata
Pendistribusian / penyebaran PLIK /
MPLIK tidak merata di beberapa tempat.Ini dikarenakan sebagian PLIK /MPLIK
tidak beroperasi .Oleh karena itu,sebagian daerah yang seharusnya sangat
membutuhkan atau sangat penting mendapat layanan ini pada akhirnya tidak
mendapatkan layanan tersebut.
·
Sosialisasi rendah
Sosialisasi antara pihak
penyelenggara dengan masyarakat ataupun pemerintah setempat sangat
minim.Sebelum program ini dijalankan sudah seharusnya terlebih dahulu
disosialisasikan kepada masyarakat dan pemerintah setempat seperti apa
pentingnya program PLIK / MPLIK tersebut.Dengan adanya sosialisasi dari pihak
penyelenggara,tidak tertutup kemungkinan masyarakat akan memberikan respon
positif terhadap program tersebut.
·
Adanya pungutan
terhadap user
Di sebagian daerah, pihak
penyelenggara dalam hal ini operator melakukan pungutan terhadap user.Ini
dibuktikan seperti yang terjadi di Bangka Tengah,Bangka Belitung.Pengadaan
pungutan terhadap user bukanlah sebuah ciri dari layanan prima. Hal ini jika
dibiarkan akan menimbulkan efek negatif
dimana sebagian masyarakat akan memandang bahwa Progam PLIK / MPLIK adalah
sebuah program layanan bertarif ,bukan lagi layanan gratis.
·
Koneksi lambat
Hal ini tidak bisa disalahkan kepada
pihak manapun karena sebagian daerah di Indonesia sangat jauh dari
perkotaan.Hal ini menyebabkan jaringan akan sangat lambat.Sebagian dari user
akan sangat malas menggunakan layanan tersebut.Hal ini juga disebabkan sudah
hampir seluruh warga Indonesia yang tinggal di kota maupun di desa memiliki
handphone yang memiliki layanan akses internet,sehingga sebagian user malas
menggunakan layanan yang di berikan oleh Kemenkoinfo tersebut dan lebih dominan
menggunakan aplikasi yang ada di ponsel mereka.
·
Penyimpangan dana
Dana yang dipergunakan untuk program
PLIK / MPLIK ini adalah dana dari USO(Universal Service Obligation)
sebesar 1.25 % dari pendapatan kotor penyelenggaraan telekomunikasi atau
sebesar Rp 2.4 triliun.Penelitian di lapangan menemukan bahwa terdapat banyak
penyimpangan terhadap dana tersebut.Sebuah permasalahan yang sudah mengakar di
Negara Indonesia ,yaitu tentang aliran uang.
Adapun
permasalahan-permasalahan yang timbul dalam penyelengeraannya seperti yang
sudah kita ketahui bersama, terlepas dari itu semua kita bisa melihat tujuan
dari program ini akan sangat membantu masyarakat dalam memperoleh
informasi-informasi yang di perlukan terutama tentang perkembangan zaman yang
semakin meruncing akan persaingan. Kita hanya berharap bahwa masalah itu
tidak sampai merusak tujuan dari program layanan pemerintah.
Bab
III
Penutup
Setelah pokok pembahasan yang cukup melelahkan, kami berpikir bahwa penyelengaraan
program PLIK oleh pemerintah ini sangat memberi dampak yang positif, hanya saja
terasa miris ketika melihat kekurangan, kendala-kendala dan pelanggaran dalam
penyelenggarannya, baik itu dari pihak eksternal maupun dari pihak internal,
khususnya pihak yang berwajib dalam penyelenggaraan tersebut.
Terlepas dari semua kendala-kendala dan pelanggaran akan penyelengaraannya,
kita berharap Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan
Informatika (BBPPKI) Medan melaksanakan kegiatan bimbingan teknis bagi
operator mobile pusat layanan Internet Kecamatan (MPLIK) agar benar-benar mampu
dimamfaatkan dengan benar oleh masyarakat setempat. Dan dengan adanya kegiatan
Bimtek ini dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan operator
MPLIK di lingkungan pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam
mengoperasikan MPLIK. Dan tentunya juga kita mengharapkan kepada
peserta pengelola operator MPLIK supanya benar-benar
waktu yang diberikan dimanfaatkan dan memahami pelajaran yang disampaikan
nara sumber. Sehingga hasilnya dapat dioperasikan kepada masyarakat
khususnya anak pelajar tingkat pendidikan SMP, SMA, Perguruan
Tinggi, karena pelajar inilah yang membutuhkan
informasi teknologi untuk mencari informasi ilmu pengetahuan guna
keperluan di sekolahnya dan demi terwujudnya SDM operator MPLIK yang
kontributif terhadap literasi TIK bagi masyarakat.
Teknologi
informasi dan komunikasi sudah menjadi bagian dari hidup kita, saat ini
di Indonesia tercatat 63 juta pengguna internet. Pemerintah melalui
Kemenkominfo melakukan berbagai kegiatan bertujuan
meningkatkan penetrasi TIK diberbagai daerah di Indonesia yang dilaksanakan
Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan telekomunikasi dan Informatika (BP3TI)
melalui program pengadaan pusat layanan internet Kecamatan (MPLIK).
Kita juga
berharap agar lebih sering diselenggarakan Bintek ini ditahun selanjutnya demi
meningkatkan kapabilitas SDM operator MPLIK agar mampu mengaplikasikan
ilmunya kepada masyarakat di daerahnya masing-masing sehingga tujuan untuk
menjadikan masyarakat di Provinsi Sumatra Utara sudah melek informasi dan
tidak ada yang gaptek teknologi informasi sesuai dengan
visi KemKominfo yaitu terwujudnya masyarakat
informasi di tahun 2015.
Materi Pendukung Paper
Dalam pembuatan
paper ini, kami mengacu pada tiga sumber artikel,yang diurutkan sebagai
berikut:
·
www.Dakwatuna.com ( PLIK 70%
Berjalan Sukses Bantu Akses Informasi Daerah Terpencil).· www.Wikipedia.com- (Bahasa Indonesia,ensiklopedia bebas ( Proyek PLIK).
· www.detik.com
· www.tempo.co.id
UJIAN UAS STMIK PELITA NUSANTARA TI SORE
1.Jelaskan secara singkat keuntungan dalam penerapan LAN(local area Network).
jawab :
-keuntungan nya :
2.Sebutkan perbedaan antara Intranet,Ekstranet,Internet
jawab :
3.Jelaskan apa yang dimaksud dari layanan-layanan internet dibawah ini:
jawab :
A.E-MAIL
=> Email adalah sarana kirim mengirim surat melalui jalur internet. E-Mail merupakan salah satu process pengiriman surat melalui internet dengan menggunakan waktu yang sangat singkat dan cepat (+- 1 Menit).
B.WORD WIDE WEB
=> WWW merupakan kumpulan server web dari seluruh dunia yang mempunyai kegunaan untuk menyediakan data dan informasi untuk dapat digunakan bersama. WWW adalah bagian yang paling menarik dari Internet. Melalui web, para pengguna dapat mengakses informasi-informasi yang tidak hanya berupa teks tetapi bisa juga berupa gambar, suara, video dan animasi. Kegunaan ini tergolong masih baru dibandingkan surat elektronik, sebenarnya WWW merupakan kumpulan dokumen yang tersimpan di server web, dan tersebar di lima benua termasuk Indonesia yang terhubung menjadi satu melalui jaringan internet.
C.FTP
=> FTP (File Transfer Protocol) adalah, Program yang digunakan pada komputer berbasis Windows untuk mentransfer file (software atau dokumen) pada Internet.
D.Telnet
=>Telnet (Telecommunication network) adalah protokol client-server yang memungkinkan adanya akses remote login komputer tujuan dalam sebuah jaringan. Telnet juga dapat diartikan sebagai virtual/emulasi terminal yang menggunakan protokol telnet untuk dapat mengakses komputer tujuan secara remote. Telnet digunakan untuk login ke komputer lain di Internet dan mengakses berbagai macam pelayanan umum, termasuk katalog perpustakaan dan berbagai macam database
4.Jelaskan model bisnis E-COMMERCE dan kira-kira bagaimana penerapannya untuk UKM-UKM(usaha kecil menengah) di indonesia,Apa yang harus dipersiapkan seiring pada bulan mei 2015 akan diberlakukannya era perdagangan bebas (MEA-Masyarakat ekonomi Asia)
jawab :
=> Model E-COMMERCE adalah model bisnis yang beroperasidi pasar online dwngan demikian memungkinkannya pemangkasan modal yang besar dan dalam penerapannya kita perlu mengerti tentamg seluk beluk internet dan tentunya barang dagangan yang kita perjual belikan juga harus mampu mengikuti daya saing di pasar luas internet secara online.
5.Sebutkan beberapa aspek keamanan komputer dalam pandangan simson Garfinkel.
jawab :
* Privacy/confidentialyty
* Integrity
* Authentication
* Avaiblity
6.Jelaskan apa yang dimaksud dengan data Mining.
jawab :
=>Data Mining adalah serangkaian proses untuk menggali nilai tambah dari suatu kumpulan data berupa pengetahuan yang selama ini tidak diketahui secara manual.
jawab :
-keuntungan nya :
1.Pertukaran file dapat dilakukan denganPertukaran file dapat dilakukan denganmudah (File Sharing)mudah (File Sharing)
2.Pemakaian
printer dapat dilakukan olehPemakaian printer dapat dilakukan olehsemua
client (Printer Sharing)semua client (Printer Sharing)
3.File data yang keluar/masuk dari/ke serverFile data yang keluar/masuk dari/ke serverdapat di kontrol.dapat di kontrol.
4.Proses backup data menjadi lebih mudahProses backup data menjadi lebih mudahdan cepatdan cepat
5.FileFile--file
data dapat disimpan pada server,file data dapat disimpan pada server,
sehingga data dapat diakses dari semuasehingga data dapat diakses dari
semuaclient,
6.Proses backup data menjadi lebih mudahProses backup data menjadi lebih mudahdan cepatdan cepat
7.Resiko
kehilangan data oleh virusResiko kehilangan data oleh viruskomputer
menjadi sangat kecil sekalikomputer menjadi sangat kecil sekali
8.Komunikasi
antar karyawan dapatKomunikasi antar karyawan dapatdilakukan dengan
menggunakan Edilakukan dengan menggunakan E--Mail &Mail &
ChatChat
9.Bila
salah satu client/server terhubungBila salah satu client/server
terhubungdengan modem, maka semua ataudengan modem, maka semua
atausebagian komputer pada jaringan LANsebagian komputer pada jaringan
LANdapat mengakses ke jaringan Internetdapat mengakses ke jaringan
Internet
10.Biaya akses ke Internet lebih murah karena menggunakan Server
11.informasi dapat lebih banyak ditemukan oleh client
jawab :
Perbedaannya :
EXTRANET :
- Memerlukan lebih sedikit pekerja help-desk
- Meningkatkan kualitas
- Mengurangi biaya komunikasi dan transportasi maupun administratif
- Proses dan arus informasi lebih cepat
- Mengurangi pekerjaan yang menggunakan kertas dan pengiriman barang tepat waktu
- Peningkatan secara keseluruhan pada efektifitas bisnis
- INTERNET
1. Bisa diakses kapan saja , siapa saja , dan dimana saja.
2. Sebuah jaringan computer yang sangat besar .
3. Informasi yang diaksespun dapat berupa teks , grafik , suara , maupun video .
4. Perkembangan sangat cepat dan luas hingga bisa diakses di seluruh dunia.
5. Jaringan nya sangat luas dan cepat .
- INTRANET
1. Biasa digunakan di sekolah , universitas , perkantoran/perusahaan (tidak umum)
2. Sebuah system jaringan dengan skala yang lebih kecil.
3. Informasi berita berupa prosedur tertentu , atau kumpulan data dapat
dimasukkan dalam system pusat informasi yang berdasarkan HTML (HyperText
Markup Language)
4.Perkembangan nya lambat dan tidak dapat diakses di seluruh dunia .
5.Jaringan nya tidak luas (sempit)
jawab :
A.E-MAIL
=> Email adalah sarana kirim mengirim surat melalui jalur internet. E-Mail merupakan salah satu process pengiriman surat melalui internet dengan menggunakan waktu yang sangat singkat dan cepat (+- 1 Menit).
B.WORD WIDE WEB
=> WWW merupakan kumpulan server web dari seluruh dunia yang mempunyai kegunaan untuk menyediakan data dan informasi untuk dapat digunakan bersama. WWW adalah bagian yang paling menarik dari Internet. Melalui web, para pengguna dapat mengakses informasi-informasi yang tidak hanya berupa teks tetapi bisa juga berupa gambar, suara, video dan animasi. Kegunaan ini tergolong masih baru dibandingkan surat elektronik, sebenarnya WWW merupakan kumpulan dokumen yang tersimpan di server web, dan tersebar di lima benua termasuk Indonesia yang terhubung menjadi satu melalui jaringan internet.
C.FTP
=> FTP (File Transfer Protocol) adalah, Program yang digunakan pada komputer berbasis Windows untuk mentransfer file (software atau dokumen) pada Internet.
D.Telnet
=>Telnet (Telecommunication network) adalah protokol client-server yang memungkinkan adanya akses remote login komputer tujuan dalam sebuah jaringan. Telnet juga dapat diartikan sebagai virtual/emulasi terminal yang menggunakan protokol telnet untuk dapat mengakses komputer tujuan secara remote. Telnet digunakan untuk login ke komputer lain di Internet dan mengakses berbagai macam pelayanan umum, termasuk katalog perpustakaan dan berbagai macam database
4.Jelaskan model bisnis E-COMMERCE dan kira-kira bagaimana penerapannya untuk UKM-UKM(usaha kecil menengah) di indonesia,Apa yang harus dipersiapkan seiring pada bulan mei 2015 akan diberlakukannya era perdagangan bebas (MEA-Masyarakat ekonomi Asia)
jawab :
=> Model E-COMMERCE adalah model bisnis yang beroperasidi pasar online dwngan demikian memungkinkannya pemangkasan modal yang besar dan dalam penerapannya kita perlu mengerti tentamg seluk beluk internet dan tentunya barang dagangan yang kita perjual belikan juga harus mampu mengikuti daya saing di pasar luas internet secara online.
5.Sebutkan beberapa aspek keamanan komputer dalam pandangan simson Garfinkel.
jawab :
* Privacy/confidentialyty
* Integrity
* Authentication
* Avaiblity
5. Sebutkan beberapa
aspek keamanan komputer dalam pandangan Simson Garfinkel !
Jawab :
* Privacy / Confidentiality.
* Integrity.
* Authentication.
* Avaibility.
6. Jelaskanb apa yang di maksud dengan Data Mining!
Jawab :
* Data Mining adalah serangkaian proses untuk menggali nilai tambah
dari suatu kumpulan data berupa pengetahuan yang selama ini tidak
diketahui secara manual.
Copy and WIN : http://ow.ly/KfYkt
Copy and WIN : http://ow.ly/KfYkt
6.Jelaskan apa yang dimaksud dengan data Mining.
jawab :
=>Data Mining adalah serangkaian proses untuk menggali nilai tambah dari suatu kumpulan data berupa pengetahuan yang selama ini tidak diketahui secara manual.
Sabtu, 13 Desember 2014
plik/mplik
PLIK/MPLIK:
IMPLEMENTASI, TUJUAN DAN PERMASALAHAN YANG TIMBUL
Paper yang Disusun guna Memberi Wawasan
kepada Para Pembacanya
Oleh :
Aditiya Pakpahan (NIM : 140121019)
Jenisman Dachi (NIM : 140121032)
Jountry Andika Sipayung (NIM :
140121076)
Lolita Lumban Gaol (NIM :
140121120)
Petrus Sibuea (NIM :
140121102)
Jurusan Teknik Informatika
STMIK Pelita Nusantara
Medan 2014
Prakata Penulis
Puji Syukur kami
ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, oleh karena rahmat dan perkenannya, kami
bisa menyelesaikan paper ini dalam waktu kurang lebih dua minggu, walau dalam
prosesnya mengalami banyak tantangan dari berbagai hal, baik itu hal eksternal
maupun hal internal yang telah banyak menguras tenaga, pikiran, dan waktu.
Pada
prosesnya banyak pihak yang terlibat dalam pembuatan paper ini, baik itu semua
anggota team yang memang terlibat di dalamnya maupun itu dari para narasumber
yang kami dapatkan dari artikel-artikel seperti www.detik.com dsb. Untuk itu semua kami mengucapkan terimakasih
kepada setiap yang terlibat.
Harapan
kami dari penulis paper dan mereka para narasumber yang telah mencurahkan
seluruh tenaga dan waktu untuk menyelesaikan paper ini, tidak lain agar paper
ini dapat memberi manfaat dan informasi yang berguna bagi para pembaca.
Medan
2014
Penulis
Aditiya Pakpahan
Jenisman Dachi
Jountry Andika Sipayung
Lolita Lumban Gaol
Petrus Sibuea
Daftar Isi
Prakata
Penulis……………………………………………………………………………. 2
Daftar
Isi…………………………………………………………………………………. 3
Abstrak…………………………………………………………………………………… 4
Pendahuluan
………………………………………………………….......................... 6
·
Pengertian PLIK /
MPLIK……………………………………………………….. 6
·
Jenis
PLIK……………………………………………………………………….. 6
Pembahasan…………………………………………………………………………..... 7
1.Organisasi Pelaksanaan Program
PLIK /MPLIK………………….......................
7
1.1 Organisasi
Pelaksana……………………………………………………………
7
1.2 Pelaksanaan Program PLIK /
MPLIK…………………………………………… 7
2.Tujuan Program PLIK /
MPLIK………………………………………………………. 9
3. Permasalahan Dalam Program
PLIK / MPLIK…………………………………… 10
Penutup………………………………………………………………………………… 14
Materi Pendukung
Paper……………………………………………….......................
15
Abstrak
Sejalan
dengan perkembangan zaman yang semakin canggih, maka kebutuhan akan internet
juga semakin tidak bisa terlepas dari kehidupan sehari-hari. Itu bisa terlihat
dari setiap kegiatan yang kita lakukan, di mulai dari memperoleh
informasi-informasi, entertainment, kontak jarak jauh dengan layanan yang
dikenal chat dan bahkan untuk belanja keperluan hidup zaman sekarangpun sudah
bisa di lakukan dengan online.
Namun
seiring dengan perkembangan teknologi itu dan semakin banyak
perusahaan-perusahaan yang menyediakan layanan internet, ternyata itu tidak
serta merta memberi dampak yang baik untuk masyarakat kita. Itu bisa terlihat
dengan masih banyaknya masyarakat yang belum bisa mendapatkan layanan internet
yang baik hingga menarik perhatian pemerintah untuk membangun sebuah layanan
internet untuk setiap daerah.
Adapun
tujuan daripada pemerintah akan program layanan internet ini, di harapkan bisa
membantu dan member dampak nyata kepada seluruh masyarakat khususnya untuk mereka
yang sangat sulit mengakses internet.
Tujuan
pembuatan makalah ini adalah di dasari oleh dikarenakan banyaknya masyarakat
yang belum tahu tentang program pemerintah ini atau yang disebut dengan Pusat
Layanan Internet Kecamatan(PLIK). Jadi dengan pembuatan makalah ini diharapkan
bisa memberi wawasan dan gambaran yang jelas tentang program pemerintah ini,
sehingga pengimplementasian daripada program ini bisa efektif dan membawa
dampak yang baik kepada masyarakat sehingga tidak menjadi sia-sia.
Besar
harapan kami akan makalah ini bisa membantu para pembaca, sehingga tidak
menjadi sesuatu yang sia-sia sehingga kita boleh memperoleh dampak yang sama
akan layanan ini.
Akhir
kata dan permulaan dari makalah ini, kami ucapkan terimakasih dan mohon maaf
akan setiap kekurangan yang ada didalamnya. Demikianlah abstrak yang dapat kami tulis, kami ucapkan
terima kasih dan salam super.
Bab I
Pendahuluan
1.Pengertian PLIK/MPLIK
PLIK(pusat
layanan internet kecamatan)/MPLIK(mobile pusat layanan internet kecamatan) adalah
sebuah program pemasyarakatan internet yang dilaksanakan oleh Menkoinfo
Indonesia dengan tujuan mengenalkan
internet ke daerah-daerah terpencil atau masih tertinggal akan perkembangan
teknologi sehingga pengetahuan masyarakat tentang internet merata hingga ke
daerah –daerah terpencil.
Tujuan
tersebut sangatlah penting mengingat perkembangan teknologi yang semakin
canggih dan selalu berkaitan dengan internet.Maksudnya,sumber-sumber informasi
yang berkaitan dengan segala perkembangan zaman dapat kita lihat di
internet.Kebutuhan akan informasi yang up to date adalah sebuah kebutuhan yang
sangat penting bagi kita semua agar tidak tertinggal akan informasi.Ruang
lingkup komunikasi yang tidak terbatas
mengharuskan kita harus belajar banyak tentang internet.Itulah salah satu
tujuan Menkoinfo Indonesia agar masyarakat indonesia secara keseluruhan
mengetahui internet serta mamfaatnya.
2. Jenis PLIK
Menurut
jenisnya, PLIK itu sendiri di bagi menjadi 2 (dua) jenis, yaitu :
·
PLIK yang bersifat tetap adalah Pusat Layanan
Internet Kecamatan yang ditempatkan secara tetap di WPUT (Wilayah Pelayanan
Universal Telekomunikasi) Internet Kecamatan.
·
PLIK yang bersifat bergerak adalah Pusat
Layanan Internet Kecamatan yang memiliki kemampuan berpindah tempat (mobile)
untuk menjangkau masyarakat yang belum terjangkau oleh Layanan PLIK yang
bersifat tetap di WPUT Internet Kecamatan, disebut Mobile-PLIK (MPLIK).
Bab II
Pembahasan
1.
Organisasi
Pelaksana dan Pelaksanaan Program PLIK/MPLIK
1.1.
Organisasi pelaksana
BPPPTI (Balai Penyedia dan Pengelola
Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika) adalah Unit Pelaksana Teknis di
lingkungan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika yang
menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK-BLU) berada di
bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Jenderal Penyelenggaraan
Pos dan Informatika(sumber: news yahoo)
Program
PLIK/MPLIK yang dicanangkan oleh Menkoinfo diawali sekitar tahun .Hingga saat
ini sudah terdapat PLIK sebanyak 4.218,sedangkan MPLIK ada sekitar
1.907.Pelaksanaan program tersebut didasarkan atas amanat dari pasal 5
peraturan Menkoinfo tentang penyediaan jasa akses internet.Setiap PLIK/MPLIK
ditugaskan mengunjungi daerah-daerah yang masih kurang paham akan internet.Yang
dimaksud dalam pembahasan ini adalah masyarakat yang masih jarang mengakses
informasi dari internet.Dengan adanya program PLIK/MPLIK ini,masyarakat dapat
melihat ataupun mengakses internet untuk melihat informasi ataupun
aplikasi-aplikasi yang menunjang komunikasi seperti facebook,twitter,we
chat,ataupun jejaring sosial lain.
1.2.
Pelaksanaan Program PLIK/MPLIK
Proyek Pusat Layanan Internet
Kecamatan (PLIK) dan Mobil Pelayanan Internet Kecamatan (MPLIK) Kementerian
Komunikasi dan Informatika (Kominfo), ternyata tidak hanya melibatkan kecamatan-kecamatan yang ada di perkotaan
provinsi, namun juga melibatkan seluruh kecamatan yang ada.
Sebagai
contoh,pada saya masih duduk di bangku SMA,MPLIK datang mengunjungi sekolah
saya. Sekolah saya terletak di sebuah desa yang akses internetnya masih
jarang.Pada waktu itulah saya membuka internet.Maklumlah pada saat itu saya
belum mempunyai handphone sehingga saya jarang membuka internet.Itu sekitar
tahun 2012 .Itulah salah satu bukti nyata pelaksanaan program PLIK/MPLIK yang
sudah saya amati bahkan saya mamfaatkan.Akan tetapi pada waktu itu ,aksesnya
sangat lambat,mungkin disebabkan oleh letak daerah kami yang agak jauh dari
perkotaan,sehingga memungkinkan jaringannya kurang mendukung.
Sejauh ini,secara keseluruhan
PLIK/MPLIK sudah 70% terlaksana .Itu sangat membantu masyarakat terpencil di berbagai daerah di Indonesia
untuk mendapatkan akses internet.Pelaksanaan program tersebut dapat
menghilangkan kesenjangan informasi dan pendidikan di tanah air.Dengan adanya
program PLIK/MPLIK ini,penyebaran informasi dapat terlaksana secara merata di
masyarakat.Sebagai contoh,seorang anak yang tinggal di daerah Sidikalang,dan
tempat tinggalnya masih tergolong terpencil.Ketika PLIK/MPLIK datang ke
sekolah/desanya,si anak tersebut dapat belajar sedikit banyak tentang
internet.Ketika si anak tersebut misalnya pergi ke kota ,dia tidak akan
canggung lagi tentang internet.Minimal ia sudah mengetahui ataupun melihat
dasar atau hal hal umum yang diperoleh di internet tersebut.Tidak seperti jika
ia belum pernah sama sekali melihat ataupun menggunakannya.
Golongan yang paling penting
mendapat manfaat PLIK/MPLIK adalah golongan pelajar dan remaja.Merekalah
golongan yang memang harus dipersiapkan mentalnya tentang teknologi dan
informasi.Golongan pelajar dan remaja perlu sekali mendapatkan pengetahuan
tentang akses internet karena akan dihadapkan dengan perkembangan yang lebih
rumit lagi di masa yang akan datang.Jika tidak dipersiapkan mulai dari sekarang
,itu akan menghasilkan generasi tertinggal.Meskipun masih tinggal di desa,tidak
selamanya mereka berdiam di desa tersebut.Mereka (golongan pelajar/remaja)
suatu saat akan berpindah ke kota atau tempat yang lebih maju dari tempat dia
semula.Oleh karena itulah program ini dilaksanakan demi tercapainya pemerataan
akses informasi bagi seluruh masyarakat.
Yang kedua adalah golongan orang
–orang dewasa.Ini dikarenakan banyaknya hal/informasi yang diperoleh dari
internet yang sangat menunjang berbagai aspek pekerjaan maupun kebutuhan.Jika
kita amati,seorang guru yang tinggal di pedesaan akan sangat berbeda
pengetahuannya tentang akses internet disbanding dengan guru yang tinggal di kota.Ketika
PLIK/MPLIK sampai di desa tempat ia mengabdi,maka ia dapat melihat dan
menelusuri berbagai bidang yang belum ia pahami guna meningkatkan pemahamannya
tentang bidang yang ia geluti,yaitu
mengajar.Dan kesimpulannya,hampir semua golongan butuh pengetahuan akan
internet,karena hampir seluruh aspek kehidupan kita didukung oleh pengetahuan
dan teknologi yang lebih dominan bersumber dari internet.Disebabkan juga oleh
karena kita hidup di zaman yang high tech dan pesat.Jika kita tidak mengikuti
perkembangan tersebut,itulah yang menyebabkan kita tertinggal dari orang
lain/bangsa lain.
2.Tujuan Program PLIK / MPLIK
Adapun
tujuan dilaksanakannya program PLIK / MPLIK ini adalah :
·
Mengurangi tingkat ketertinggalan informasi
di berbagai daerah terpencil di Indonesia.
·
Mensosialisasikan perkembangan informasi
melalui internet ke daerah – daerah yang masih kurang up to date terhadap
perkembangan zaman.
·
Menyetarakan tingkat pendistribusian
informasi.
·
Mengenalkan berbagai manfaat penting yang
kita peroleh dari internet ,terutama bagi masyarakat yang sering atau bahkan
menganggap bahwa internet itu tidak penting sama sekali.PLIK / MPLIK diharapkan
mampu membuka pikiran kuno warga desa tentang internet agar mereka tahu bahwa
internet sangat penting menunjang
berbagai aspek kehidupan.
·
Membantu masyarakat terutama yang tinggal di
daerah pedesaan untuk mengenal internet serta aplikasi di dalamnya serta cara
menggunakannya.
·
Membantu para pelajar yang tinggal di
pedesaan untuk mendapatkan informasi.Mereka dapat melihat / mencari situs yang
mendukung tugas – tugas mereka.Itu sangat penting agar mereka tidak merasa
terkejut katika dihadapkan pada hal-hal yang berhubungan dengan internet.
·
Membantu
masyarakat yang butuh informasi / perlu menggunakan aplikasi internet
,ketika mereka tidak memiliki media akses internet tersebut.
Itulah
berbagai tujuan dilaksanakannya program PLIK / MPLIK tersebut. Pada
kesimpulannya, PLIK / MPLIK sangatlah membantu atau pun bermanfaat bagi
masyarakat.
3.Permasalahan dalam
Pelaksanaan PLIK / MPLIK
Berdasarkan
fakta yang diperoleh dari lapangan mengatakan bahwa pelaksanaan program PLIK /
MPLIK masih 70 % berjalan dengan baik. Mengapa hanya 70 % saja? Dan 30 % lagi
dimana? Pada pembahasan ini akan kita bahas berbagai kendala yang menghambat
pelaksanaan program PLIK / MPLIK sehingga terkadang kurang efisien atau kurang
memberi pelayanan prima kepada masyarakat.Berbagai alasan tersebut akan
diuraikan satu per satu berikut ini yaitu :
·
Perencanaan yang tidak konsisten
Program PLIK / MPLIK tidak sesuai dengan perencanaan yang
dijalankan ,karena perencanaan tersebut tidak didahului dengan pembangunan
sistem pengawasan yang baik serta system pembayaran terhadap program sistem
informasi manajeman monitoring layanan internet kecamatan (SIMMLIK).
·
Model Pelaksanaan
Pelaksanaan
program PLIK / MPLIK disebut dengan nett contrack yaitu pemerintah membeli
layanan dengan harga sebagian harga biaya produksi sesuai dengan estimasi
besaran defisit.Namun pelaksanaan nett contrak tersebut tidak berjalan dengan
baik,itu disebabkan karena kurangnya pengawasan terhadap awal perencanan hingga
pelaksanaan di lapangan.
·
Penempatan PLIK / MPLIK
Berdasarkan
pengertian ataupun definisinya, sudah selayaknya PLIK / MPLIK ini berada di
daerah pedesaan atau daerah yang akses internetnya masih kurang.Namun,fakta di
lapangan menunjukkkan bahwa masih ada PLIK / MPLIK yang berhenti di kota. Ini
sangat menyolok karena sudah tidak pantas PLIK / berada di kota. Di kota
terdapat banyak warnet yang memberikan jasa akses internet kepada masyarakat. Oleh karena itu,PLIK / MPLIK yang
seharusnya datang ke desa – desa akhirnya tidak sampai di pedesaan.Oleh sebab
itu,tujuan yang seharusnya diemban oleh pihak penyelenggara tidak terlaksana.
·
Peralatan
Selain
beberapa kendala diatas ,tidak terlaksananya PLIK / MPLIK dengan baik
disebabkan karena sebagian perangkat PLIK / MPLIK tidak berjalan dengan
baik,sebagian dari perangkat tersebut juga mengalami kerusakan.Proses untuk
memperbaiki kerusakan-kerusakan yang terjadi pada perangkat PLIK / MPLIK sangat
lambat.Penelitian di lapangan membuktikan bahwa operator / driver tidak
mendapat dana dari penyelenggara jasa / mitra yang ditunjuk.Hal ini menyebabkan
rendahnya kemauan untuk memperbaiki/meningkatkan kualitas PLIK / MPLIK
tersebut.Kita tidak bisa memungkiri bahwa kita semua butuh dana maupun upah
dalam mengerjakan sesuatu. Itu adalah hal yang sangat wajar dalam kehidupan
kita.
Hal
ini memiliki kesamaan dalam hal perbaikan terhadap perangkat PLIK / MPLIK.Jika
tidak ada dana untuk perbaikan perangkat yang rusak,mungkinkah terjadi
perbaikan oleh operator tanpa dana yang tersalurkan? Hal ini dapat kita jawab
sendiri.Oleh karena itu,pelaksanaan PLIK / MPLIK mengalami gangguan selama
perbaikan tidak ada
·
Kerja sama dengan pemerintah daerah Kabupaten
atau Kecamatan sangat minim
Penelitian
di lapangan menunjukkan bahwa sebagian pemerintah daerah , dalam hal ini
Bupati,Camat,ataupun Kepala Desa tidak mendapat surat dari Kemenkoinfo tentang
dukungan penyelanggaraan program PLIK /
MPLIK .Sudah seharusnya pihak penyelenggara melayangkan surat kepada pemerintah
daerah tentang adanya program pelaksanaan ini.Jika surat tidak ada,maka
sebagian dari pemda yang bersangkutan kurang memberikan dukungan terhadap
pelaksanaan PLIK / MPLIK tersebut. Jika terjadi kerusakan ataupun gangguan
terhadap sejumlah perangkat PLIK / MPLIK maka Pemerintah Daerah yang tidak
menerima surat sebelumnya dari pihak penyelenggara tidak akan memberi perhatian
kepada program tersebut.
Selain itu,dengan tidak adanya surat
dari Kemenkoinfo,pendistribusian PLIK / MPLIK tidak merata.Ini disebabkan
karena lokasi yang paling membutuhkan layanan dalam program ini adalah
keputusan dari pemda setempat.Karena pemerintah daerah setempat lah yang
sesungguhnya mengetahui daerah –daerah mana saja yang paling membutuhkan
layanan tersebut.
·
Kurangnya keseriusan pengelola
Pihak
pengelola seperti operator,driver ,dan mitra lainnya kurang serius dalam
menjalankan program PLIK/ MPLIK tersebut.Alasan yang paling utama dari
ketidakseriusan pelaksanaan program tersebut adalah minimnya dana dan terkadang
tidak ada sama sekali yang diberikan kepada operator maupun driver.Inilah yang
menyebabkan terkadang PLIK / MPLI menetap atau tidak beroperasi .
·
Pendistribusian tidak merata
Pendistribusian
/ penyebaran PLIK / MPLIK tidak merata di beberapa tempat.Ini dikarenakan
sebagian PLIK /MPLIK tidak beroperasi .Oleh karena itu,sebagian daerah yang
seharusnya sangat membutuhkan atau sangat penting mendapat layanan ini pada
akhirnya tidak mendapatkan layanan tersebut.
·
Sosialisasi rendah
Sosialisasi
antara pihak penyelenggara dengan masyarakat ataupun pemerintah setempat sangat
minim.Sebelum program ini dijalankan sudah seharusnya terlebih dahulu
disosialisasikan kepada masyarakat dan pemerintah setempat seperti apa
pentingnya program PLIK / MPLIK tersebut.Dengan adanya sosialisasi dari pihak
penyelenggara,tidak tertutup kemungkinan masyarakat akan memberikan respon
positif terhadap program tersebut.
·
Adanya pungutan terhadap user
Di
sebagian daerah, pihak penyelenggara dalam hal ini operator melakukan pungutan
terhadap user.Ini dibuktikan seperti yang terjadi di Bangka Tengah,Bangka
Belitung.Pengadaan pungutan terhadap user bukanlah sebuah ciri dari layanan
prima. Hal ini jika dibiarkan akan menimbulkan efek negatif dimana sebagian masyarakat
akan memandang bahwa Progam PLIK / MPLIK adalah sebuah program layanan bertarif
,bukan lagi layanan gratis.
·
Koneksi lambat
Hal
ini tidak bisa disalahkan kepada pihak manapun karena sebagian daerah di
Indonesia sangat jauh dari perkotaan.Hal ini menyebabkan jaringan akan sangat
lambat.Sebagian dari user akan sangat malas menggunakan layanan tersebut.Hal
ini juga disebabkan sudah hampir seluruh warga Indonesia yang tinggal di kota
maupun di desa memiliki handphone yang memiliki layanan akses internet,sehingga
sebagian user malas menggunakan layanan yang di berikan oleh Kemenkoinfo
tersebut dan lebih dominan menggunakan aplikasi yang ada di ponsel mereka.
·
Penyimpangan dana
Dana
yang dipergunakan untuk program PLIK / MPLIK
ini adalah dana dari USO(Universal Service Obligation) sebesar 1.25 %
dari pendapatan kotor penyelenggaraan telekomunikasi atau sebesar Rp 2.4
triliun.Penelitian di lapangan menemukan bahwa terdapat banyak penyimpangan
terhadap dana tersebut.Sebuah permasalahan yang sudah mengakar di Negara Indonesia
,yaitu tentang aliran uang.
Adapun permasalahan-permasalahan yang timbul dalam
penyelengeraannya seperti yang sudah kita ketahui bersama, terlepas dari itu
semua kita bisa melihat tujuan dari program ini akan sangat membantu masyarakat
dalam memperoleh informasi-informasi yang di perlukan terutama tentang
perkembangan zaman yang semakin meruncing akan persaingan. Kita hanya berharap
bahwa masalah itu tidak sampai merusak
tujuan dari program layanan pemerintah.
Bab III
Penutup
Setelah
pokok pembahasan yang cukup melelahkan, kami berpikir bahwa penyelengaraan
program PLIK oleh pemerintah ini sangat memberi dampak yang positif, hanya saja
terasa miris ketika melihat kekurangan, kendala-kendala dan pelanggaran dalam
penyelenggarannya, baik itu dari pihak eksternal maupun dari pihak internal,
khususnya pihak yang berwajib dalam penyelenggaraan tersebut.
Terlepas
dari semua kendala-kendala dan pelanggaran akan penyelengaraannya, kita
berharap Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika
(BBPPKI) Medan melaksanakan kegiatan
bimbingan teknis bagi operator mobile pusat layanan Internet Kecamatan (MPLIK)
agar benar-benar mampu dimamfaatkan dengan benar oleh masyarakat setempat. Dan
dengan adanya kegiatan Bimtek ini dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan operator MPLIK di lingkungan pemerintah
Provinsi Sumatera Utara dalam
mengoperasikan MPLIK. Dan
tentunya juga kita mengharapkan kepada
peserta pengelola operator MPLIK
supanya benar-benar waktu yang
diberikan dimanfaatkan dan memahami
pelajaran yang disampaikan nara
sumber. Sehingga hasilnya dapat
dioperasikan kepada masyarakat khususnya
anak pelajar tingkat pendidikan SMP, SMA, Perguruan Tinggi, karena pelajar
inilah yang membutuhkan
informasi teknologi untuk
mencari informasi ilmu pengetahuan guna
keperluan di sekolahnya dan demi terwujudnya SDM operator MPLIK yang
kontributif terhadap literasi TIK bagi
masyarakat.
Teknologi informasi dan
komunikasi sudah menjadi bagian dari
hidup kita, saat ini di Indonesia tercatat 63 juta pengguna internet.
Pemerintah melalui Kemenkominfo
melakukan berbagai kegiatan bertujuan
meningkatkan penetrasi TIK diberbagai daerah di Indonesia yang
dilaksanakan Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan telekomunikasi dan Informatika
(BP3TI) melalui program pengadaan pusat
layanan internet Kecamatan (MPLIK).
Kita juga berharap agar lebih
sering diselenggarakan Bintek ini ditahun selanjutnya demi meningkatkan
kapabilitas SDM operator MPLIK agar
mampu mengaplikasikan ilmunya kepada masyarakat di daerahnya masing-masing
sehingga tujuan untuk menjadikan masyarakat
di Provinsi Sumatra Utara sudah melek informasi dan tidak ada yang gaptek teknologi informasi sesuai
dengan visi KemKominfo
yaitu terwujudnya
masyarakat informasi di tahun
2015.
Materi Pendukung Paper
Dalam pembuatan paper ini, kami
mengacu pada tiga sumber artikel,yang diurutkan sebagai berikut:
Langganan:
Postingan (Atom)